| Home |
| Profil (2) |
| Gallery |
| Blog (17) |
| Perpustakaan |
| Berita (59) |
| Blog Dosen (4) |
| Situs Referensi |
| Kolomnis (1) |
| Video (2) |
| Map STMIK Raharja |
| Java Script (1) |






![]() | Hari ini | 40 |
![]() | Kemarin | 67 |
![]() | Minggu ini | 107 |
![]() | Bulan Ini | 263 |
![]() | All | 6336 |
| Perlombaan Membuat Game Online | |||
|
|
|
|
|
Jakarta, Kominfo Newsroom -– Dalam upaya mendorong tumbuhnya pengembang game maka diadakan ajang Indonesia ICT Award yang didalamnya terdapat kategori game untuk dilombakan. ''Untuk itu bagi para pengembang game silahkan mengikuti ajang ini sehingga bisa lebih eksis dan berkembang,'' kata Direktur Sistem Informasi, Perangkat Lunak dan Konten pada Ditjen Aplikasi Telematika Depkominfo Lolly Amalia Abdulah pada lokakarya di Pekan Pruduk Budaya Indonesia 2008 di Jakarta, Jumat (6/6). Pendaftaran akan ditutup tanggal 20 Juni 2008 untuk itu dipersilahkan mengunjungi www.inaicta.we b.id. Selain itu, dalam presentasinya berjudul Permainan Interaktif berbasis TIK, Lolly menyampaikan, pada rangkaian acara Indonesia ICT Award (Inaicta) juga mengadakan eksebisi dan lain-lain. Depkominfo pada tahun 2007 memfasilitasi pengadaan renderfarm untuk dimanfaatkan oleh semua pengembang konten multimedia yang membutuhkan. Disamping itu, Depkominfo menyediakan inkubator telematika dalam rangka membina melalui fasilitasi, tempat, sarana dan prasarana, serta advokasi bagi wirausaha baru berbasis TIK termasuk pengembang game. Depkominfo melalui Ditjen Postel, juga masih terus mengusahakan agar biaya akses internet menjadi murah, selain membuat konten-konten digital melalui pengembang-pengembang kecil, game untuk pendidikan akan menjadi salah satu prioritas selanjutnya. Perkembangan industri game di Indonesia bisa berkembang dengan baik dan pesat jika ada dukungan yang kuat dari pemerintah terkait, seperti misalnya Depkeu untuk pajak dan pendanaan, Depperin untuk kemudahan perijinan dan perkembangan industri, Depdag untuk promosi dan pasar, dan lain sebagainya. Game adalah sebuah karya yang universal, seperti musik, game tidak mengenal budaya ataupun bahasa, semua orang bisa memainkan game sebagai hiburan, sedangkan jenis game antara lain adalah game consolle, game PC, game handhled, dan game mobile. Dalam perkembangan game tahun 1999, Boleh Net membeli Nexia sebuah game ber-genre role playing game (RPG). Tahun 2001, 1.000 warnet yang menyediakan game. Tahun 2004, berkembang menjadi 200.000 warnet, dan saat ini terdapat sekitar 5 juta warnet dengan sekitar 20 juta gamers. Perkembangan game berbeda dari negara-negara berkembang seperti Amerika dan Jepang, perkembangan game di Indonesia tidak dimulai dari perkembangan kecanggihan hardware, tetapi perkembangan game di Indonesia di mulai dari pertumbuhan pasar. Hingga saat ini ada lebih dari 5 juta warnet tersebar di Indonesia, jika rata-rata warnet memiliki 10 komputer, maka minimal ada 30 juta pemain game online di Indonesia, dan hal itu sangat menarik bagi publisher-publisher game dari luar negeri, dan Indonesia merupakan pasar besar bagi game. (T. Gs/toeb/c) |
|||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|