|
HONG KONG - Korea Selatan dan Hong Kong merupakan dua dari tiga negara Asia yang memiliki pasar terbesar dengan penetrasi tertinggi untuk broadband Internet rumah tangga di dunia.
Menurut Gartner, penetrasi Korea mencapai 93 persen pada 2007, dan diprediksi akan mencapai 97 persen pada 2012, yang mana artinya 97 persen rumah tangga di negara tersebut memanfaatkan jaringan broadband.
Posisi Korea tersebut disusul oleh Belanda dan Hongkong di nomor dua dan tiga, dengan masing-masing meraih tingkat penetrasi 76 dan 74 persen, pada akhir tahun lalu.
Kendati pada 2006, Belanda memiliki skor lebih rendah ketimbang Hong Kong, namun diprediksi pertumbuhan broadband Belanda perlahan-lahan meningkat dan diprediksi pada 2012 mendatang mencapai penetrasi sekira 82 persen. Sedangkan Hong Kong, menurut Gartner, akan mencapai angka 81 persen pada tahun yang sama.
Berikut daftar negara-negara yang memiliki penetrasi broadband Internet rumah tangga terbesar di dunia, yaitu: 1. Korea Selatan 2. Belanda 3. Hong Kong 4. Kanada 5. Amerika Serikat 6. Jepang 7. Swiss 8. Singapura 9. Inggris 10. Taiwan.
Negara Asia lainnya Singapura, yang sementara ini bertengger di posisi ke-delapan dalam daftar tersebut, diprediksi akan mencetak lonjakan penetrasi yang dramatik, yakni sekira 75 persen pada 2012 dari 57 persen pada 2007.
"Pemerintah Singapura begitu aktif berinvestasi untuk projek konektivitas, mulai dari inisiatif membangun Wireless@SG Wi-Fi hotspot dan melebar menjadi jaringan broadband nasional sebagai generasi lanjutan," tukas pihak Gartner dalam pernyataannya, seperti dikutip ZDnet Asia, Sabtu (26/7/2008).
Sementara pasar-pasar di atas mendekati kejenuhan, gelombang baru justru akan hadir dari negara-negara berkembang kawasan Asia-Pasifik. "Kawasan tersebut diproyeksikan akan berkontribusi besar terhadap peningkatan penetrasi broadband secara global, sekira 59 juta koneksi baru," papar pihak Gartner.
Di samping itu, studi Gartner juga memaparkan prediksi pertumbuhan sekira 31,5 persen pada regional tersebut secara umum, dari 129,7 juta pelanggan tahun lalu menjadi sekira 171 juta pada 2009.
Secara umum pengguna broadband secara global diperkirakan akan tumbuh dari 323 juta koneksi pada 2007 menjadi 499 juta pada 2012.
Sementara itu, Gartner mengatakan teknologi wireless yang lebih baru seperti WiMax akan mengundang ketertarikan para pelanggan. |