|
DMC, Saksi Jatuhnya Pesawat Casa N212-200 |
|
|
|
|
|
Belum lama ini, telah terjadi kecelakaan yang menimpa pesawat Casa N212-200 pada hari Kamis (26/06) lalu di kaki Gunung Salak, yang telah menewaskan sekitar 18 orang, ketika melakukan pelatihan pengoperasian kamera udara digital baru buatan Jerman, milik pengadaaan Mabes TNI Angkatan Udara. Fasilitas kamera udara digital tersebut bernama Digital Mapping Camera (DMC), yang baru saja didatangkan ke Indonesia pada bulan November 2007 lalu, melalui fasilitas Kredit Ekspor (KE).
Lalu seperti apakah DMC itu?
Digital Mapping Camera (DMC) adalah sistem kamera udara yang dirancang untuk mendukung pemetaan wilayah yang memiliki hasil beresolusi tinggi, dan tingkat akurasi yang tepat, lebih baik daripada kamera pemetaan yang berbasis film. DMC Z/I Integraph ini memiliki dua lensa kamera seperti kamera digital, yakni FDS (Flight Data Storage), Mounting (alas kamera), GPS, IMU dan ASMS (Airbone Sensor Management System). FDS berfungsi untuk menyimpan data hasil pengambilan gambar dengan kemampuan transfer data yang cukup tinggi dan memiliki kapasitas sebesar 1,16TB (Terabyte). Sedangkan ASMS berfungsi untuk pengoperasian otomatis dari DMC. Selain itu, DMC juga memiliki 4 lensa yang dapat meng-capture warna sesuai aslinya (pankromatik) dan 4 lensa dengan warna semu (multispektral atau Pan). DMC memiliki resolusi atau penjang gelombang radiometric sebesar 12 bit agar dapat menghasilkan detail gambar yang jelas. Untuk menghasilkan gambar digital yang besar, DMC menggunakan fitur LF-CCD (Large Format Charge Couple Device).
DMC memiliki kelebihan "forward motion-compensation", yang merupakan kompensasi adanya penghilangan gambar yang blur dari kamera digital udara yang bersifat tidak terbatas dan memiliki kemungkinan kecil terjadi kegagalan. Kelebihan lainnya yakni adanya PPS (Processing Ground Station), memungkinkan DMC mengambil gambar secara cepat dan tanpa memakai koordinat sebenarnya (Uncontrolled Mosaic) menggunakan software DIME. Sementara untuk mengusung DMC 225 kg, maka dibutuhkan arus DC sekitar 28 volt. Dalam pengambilan gambar, DMC membutuhkan ketinggian 2.100 kaki untuk menghasilkan resolusi yang tinggi.Selain DMC berguna untuk pemetaan wilayah secara digital, DMC dapat digunakan untuk perencanaan keamanan, pemetaan jalur rel kereta api, listrik telepon yang dapat di-capture dalam waktu yang cukup singkat dan dalam detail gambar yang besar. Ditambah lagi, DMC memiliki control otomatis sehingga dapat mengambil gambar dengan cepat dan beresolusi tinggi. (h_n)
|